Rangkuil Hadir di Medan, Ajak Orang Tua Refleksi Pola Asuh demi Membangun Generasi Masa Depan

MDN|PERS.NEWS-Bagaimana pengalaman masa kecil memengaruhi cara orang tua mendidik anak? Pertanyaan ini menjadi refleksi penting dalam kegiatan Rangkuil – Sesi Berbagi Cerita Hubungan Reflektif bertema “Aku Dibesarkan Begini, Anakku Harus Bagaimana?” yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di SMM Gajah Mada Medan.

Kegiatan ini mengangkat tema “Memahami Pengaruh Pola Pengasuhan Masa Lalu dalam Hubungan Keluarga” untuk mengajak orang tua memahami pengalaman masa lalu, memperbaiki komunikasi, serta membangun pola pengasuhan yang lebih sehat bagi generasi berikutnya.

 

Dalam konteks tersebut, Dr. Aminuddin, S.Sos., M.A., C.IP., menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan mempersiapkan masa depan anak. Menurut pesan yang dirumuskan dalam draf pernyataannya, pengasuhan tidak hanya berkaitan dengan memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif, memberikan keteladanan, dan membangun hubungan emosional yang sehat.

 

“Pengasuhan yang baik adalah investasi bagi masa depan bangsa. Orang tua tidak hanya bertugas membesarkan anak, tetapi juga membangun karakter, menanamkan nilai-nilai positif, serta memberikan kasih sayang dan keteladanan. Melalui refleksi dan komunikasi yang sehat dalam keluarga, kita dapat memutus pola pengasuhan yang kurang baik dan melahirkan generasi yang lebih tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman. Membangun generasi unggul harus dimulai dari keluarga.”

 

Lebih jauh, refleksi terhadap pola pengasuhan masa lalu menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengenali kebiasaan yang perlu dipertahankan maupun diperbaiki. Pengalaman masa kecil memang dapat memengaruhi cara seseorang mendidik anak, tetapi bukan berarti semua pola yang diwariskan harus diteruskan tanpa evaluasi.

 

Melalui ruang berbagi cerita dan refleksi, kegiatan Rangkuil diharapkan mendorong orang tua membangun komunikasi yang terbuka, meningkatkan pemahaman terhadap kebutuhan emosional anak, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan mendukung tumbuh kembang mereka.

 

Upaya membangun generasi masa depan juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut penting untuk menumbuhkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, kepercayaan diri, dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.

 

Kegiatan Rangkuil dijadwalkan berlangsung dengan rincian berikut:

 

– Hari/tanggal: Sabtu, 31 Oktober 2026

– Waktu: 09.00–11.00 WIB

– Tempat: SMM Gajah Mada Medan, Jalan Gajahmada No. 28, Sei Sikambing D, Medan

– Biaya: Gratis

– Pendaftaran: bit.ly/SesiOrtuBelajar

Melalui inisiatif ini, diharapkan semakin banyak orang tua yang terdorong untuk belajar, berefleksi, dan membangun hubungan keluarga yang lebih sehat. Kesadaran untuk memperbaiki pola pengasuhan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi pertumbuhan anak.

Sebab, generasi yang lebih baik tidak hanya dibentuk melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui keluarga yang mau belajar, memperbaiki diri, memberikan keteladanan, dan tumbuh bersama anak-anaknya.(PR)