Jumat Bersih, SKB Perkuat Budaya Kerja dan Ciptakan Lingkungan Belajar Nyaman


PERS.NEWS | Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandar Lampung menggelar program bersih-bersih lingkungan atau kerja bakti (korve) melalui Gerakan Jumat Bersih, Jumat, 26 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung yang dilaksanakan secara rutin di satuan pendidikan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Sejak pagi, seluruh pegawai SKB Kota Bandar Lampung bergotong royong membersihkan lingkungan kantor dan area belajar. Mereka menyapu halaman, membersihkan ruangan, mengelap kaca, mengumpulkan sampah, memangkas rumput liar, hingga membakar sampah yang telah dikumpulkan.

Koordinator Paket B SPNF SKB Ibramsyah, S.I.P, mengatakan Gerakan Jumat Bersih menjadi bentuk dukungan SKB terhadap program Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam membudayakan perilaku hidup bersih di lingkungan pendidikan.

“Kami di SKB tentu mendukung penuh karena kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga belajar maupun pegawai,” ujar Ibramsyah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap fasilitas pendidikan.

“Melalui kerja bakti seperti ini, seluruh pegawai memiliki rasa memiliki terhadap lingkungan kerja. Ketika lingkungan bersih dan tertata, pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal dan proses pembelajaran pun berlangsung lebih nyaman,” katanya.

Ia menjelaskan, lingkungan yang bersih dapat meningkatkan semangat belajar warga belajar serta menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi para pendidik dalam menjalankan proses pembelajaran.

Selain itu, kegiatan rutin tersebut juga menjadi contoh nyata bagi peserta didik tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Ibramsyah berharap Gerakan Jumat Bersih terus menjadi budaya positif yang tidak hanya dilaksanakan oleh pegawai SKB, tetapi juga dapat diterapkan oleh seluruh warga belajar hingga di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Dengan budaya hidup bersih dan semangat gotong royong, kami optimistis SKB dapat memberikan layanan pendidikan nonformal yang semakin berkualitas sekaligus menjadi contoh satuan pendidikan yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tutupnya. (INT)