Pembentukan struktur BDN Sumut menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumatera Utara. Kehadiran BDN diharapkan mampu memastikan program prioritas pemerintah itu berjalan tepat sasaran.
Ketua BDN Sumut, Tri Habibi, SH, MH, menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal pelaksanaan program MBG hingga ke tingkat penerima manfaat. Menurutnya, program ini tidak sekadar pembagian makanan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami di BDN Sumut akan memastikan standar gizi, ketepatan distribusi, serta pemberdayaan dapur-dapur lokal berjalan sesuai arahan pusat. Tujuannya jelas, anak-anak dan kelompok prioritas di Sumut harus mendapatkan asupan bergizi setiap hari,” ujar Tri Habibi usai penetapan struktur.
Ia juga menambahkan, BDN Sumut akan segera melakukan konsolidasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pelaku UMKM pangan, hingga unsur pengawasan. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan program MBG di daerah.
Dengan terbentuknya struktur BDN Sumatera Utara, diharapkan percepatan implementasi program MBG di 33 kabupaten/kota se-Sumut dapat segera terealisasi. BDN Sumut menargetkan seluruh dapur MBG di wilayahnya dapat beroperasi secara optimal dan akuntabel.
Sementara itu, susunan lengkap pengurus BDN Sumatera Utara akan diumumkan dalam waktu dekat setelah seluruh bidang merampungkan komposisi personalia.(Red)













