Indonesia Hajar Oman 3-0, Akhiri Penantian Kemenangan 38 Tahun

JAKARTA|PERS.NEWS-Indonesia menorehkan hasil gemilang dalam laga uji coba internasional setelah menaklukkan Oman dengan skor telak 3-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6) malam. Kemenangan ini tidak hanya menjadi modal berharga bagi skuad Garuda, tetapi juga mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun untuk kembali mengalahkan Oman.

Sejak peluit awal dibunyikan, Timnas Indonesia tampil percaya diri di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Tekanan yang dibangun anak asuh John Herdman berbuah manis pada menit ke-13 ketika Justin Hubner berhasil membuka keunggulan. Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah untuk terus menekan pertahanan Oman.

Indonesia kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-27 melalui Ole Romeny. Striker naturalisasi itu kembali menunjukkan ketajamannya dengan memanfaatkan peluang yang didapat untuk mengubah skor menjadi 2-0. Keunggulan dua gol bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Oman berupaya bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini belakang Indonesia membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Justru Garuda yang kembali menambah keunggulan pada menit ke-56 lewat Ragnar Oratmangoen. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan Indonesia dengan skor 3-0.

Hasil ini terbilang mengejutkan jika melihat perbedaan peringkat FIFA kedua tim. Berdasarkan ranking FIFA per April lalu, Oman berada di posisi ke-79 dunia, sedangkan Indonesia menempati peringkat ke-122. Dengan selisih 43 peringkat, banyak pihak menjagokan Oman untuk meraih hasil positif di Jakarta.

Namun di atas lapangan, Indonesia mampu membalikkan segala prediksi. Permainan disiplin, agresivitas tinggi, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi kunci keberhasilan skuad Merah Putih meraih kemenangan bersejarah tersebut.

Kemenangan ini sekaligus mengulang catatan manis yang terakhir kali tercipta 38 tahun silam. Pada ajang King’s Cup 1988 di Thailand, Indonesia juga berhasil mengalahkan Oman dengan skor identik 3-0 pada 18 Januari 1988. Setelah menunggu hampir empat dekade, Garuda akhirnya kembali mampu menjinakkan wakil Timur Tengah tersebut.

Tambahan kemenangan ini juga memperbaiki rekor pertemuan kedua negara. Dari enam laga yang telah dimainkan, Oman masih unggul dengan tiga kemenangan, sementara Indonesia kini mengoleksi dua kemenangan. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Lebih dari sekadar kemenangan, hasil ini menjadi bukti nyata dari ambisi yang diusung pelatih John Herdman. Menjelang pertandingan, pelatih asal Kanada tersebut menegaskan bahwa timnya ingin menciptakan sejarah baru saat menghadapi Oman.

“Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itulah tantangan kami,” ujar Herdman sebelum pertandingan.

Tantangan itu kini berhasil dijawab dengan sempurna. Di hadapan publik sendiri, Timnas Indonesia tidak hanya menciptakan sejarah, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa perkembangan skuad Garuda semakin nyata dan layak diperhitungkan di level internasional (Red)