Kompor Menyala, Kreativitas Jalan! Pegawai Disdikbud Lomba Masak Nasi Goreng


PERS.NEWS | Bandar Lampung – Suasana berbeda mewarnai Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Jumat, 14 Agustus 2026. Aroma bumbu tumisan dan nasi goreng menyeruak di tengah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Bukan sekadar memasak, para pegawai Disdikbud Bandar Lampung menjadikan lomba nasi goreng sebagai ajang adu kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antarpengawai.

Lomba yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan tersebut dibuka langsung Kepala Disdikbud Bandar Lampung Dr. M. Nur Ram’dan, S.E., M.Acc., Akt., CGAE., CA., ACPA.

Peserta berasal dari perwakilan sejumlah bidang, sekretariat Disdikbud, SD dan SMP, hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bandar Lampung. Menariknya, setiap tim beranggotakan dua orang, terdiri dari satu pegawai laki-laki dan satu perempuan.

Dalam lomba ini, para pegawai laki-laki mendapat tantangan menjadi juru masak utama. Sementara rekan perempuan bertugas menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari bahan hingga perlengkapan memasak.

Pembagian peran tersebut justru membuat suasana lomba semakin seru. Canda, koordinasi dan kesibukan mengolah bumbu berpadu dengan semangat masing-masing tim untuk menghasilkan nasi goreng terbaik.

Nur Ram’dan mengatakan lomba tersebut sengaja dikemas tidak hanya untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi ruang bagi pegawai untuk melepas sejenak rutinitas pekerjaan.

“Kemerdekaan juga harus kita rayakan dengan kebersamaan. Hari ini kita tidak berbicara soal bidang atau jabatan, tetapi bagaimana kita bisa bekerja sama, saling mendukung dan menghasilkan sesuatu yang terbaik,” ujar Nur Ram’dan.

Menurutnya yang kesempatan itu didampingi Sekretaris Abdul Khanif, M.Pd, lomba memasak juga mengajarkan bahwa hasil yang baik lahir dari kerja sama dan pembagian tugas yang kompak.

Ia berharap semangat tersebut tidak hanya terasa saat perlombaan, tetapi terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Disdikbud.

“Yang kita cari bukan hanya siapa yang paling enak nasi gorengnya, tetapi bagaimana kebersamaan dan kekompakan ini terus tumbuh. Kalau pegawainya kompak, pekerjaan juga akan semakin ringan,” katanya.

Resep Rahasia Jadi Andalan

Salah satu peserta yang ikut ambil bagian dalam lomba, Kepala Seksi Kelembagaan Ardanis, S.Sos., M.M, mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut.

Ia didampingi oleh Kepala Seksi Kurikulum Media Eka Suswanti, S.Pd. M.M, itu bahkan mengaku telah menyiapkan sejumlah resep rahasia untuk menghasilkan nasi goreng yang tidak hanya enak, tetapi juga menggoda selera.

“Kami sudah siapkan resep rahasia. Mudah-mudahan rasanya bisa enak, aromanya menggoda dan tentunya bisa membuat juri tertarik,” kata dia seraya bersiap mengolah masakan.

Ardanis mengikuti lomba yang merupakan perwakilan dari Bidang Pendidikan Dasar itu mengatakan, bahwa lomba ini menjadi pengalaman yang menyenangkan. Terlebih, ia dan peserta lainnya harus berbagi tugas agar proses memasak berjalan lancar.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan sekadar mengolah nasi dan bumbu, tetapi bagaimana membangun kekompakan dengan pasangan satu tim dalam waktu yang terbatas.

“Ini bukan hanya soal bisa memasak. Kita harus kompak, cepat mengambil keputusan dan saling membantu. Yang paling penting, kita nikmati dulu suasananya,” ujarnya. (***)