PERS.NEWS | Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mulai mempercepat penataan halte dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sebagai langkah awal mendukung rencana pengoperasian kembali transportasi umum di ibu kota Provinsi Lampung.
Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung kini melakukan inventarisasi kondisi halte dan JPO yang mengalami kerusakan. Pengelola aset diminta segera melakukan perbaikan agar fasilitas tersebut kembali layak digunakan masyarakat.
Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menegaskan percepatan revitalisasi itu merupakan tindak lanjut atas instruksi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana untuk meningkatkan kualitas sarana pendukung transportasi publik.
Menurutnya, keberadaan halte dan JPO yang aman serta nyaman menjadi bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap layanan angkutan umum.
“Kami meminta pengelola segera memperbaiki fasilitas yang rusak. Jika tidak ada tindak lanjut, pemerintah kota siap mengambil alih aset tersebut agar bisa segera dibenahi,” ujar Socrat, Kamis, 30 Juli 2026.
Ia menjelaskan, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna transportasi publik.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Bandar Lampung untuk menghadirkan sistem transportasi yang lebih tertata, aman, dan terintegrasi, sekaligus mendorong masyarakat kembali menggunakan angkutan umum sebagai alternatif mobilitas di perkotaan.
Dengan pembenahan infrastruktur pendukung itu, Pemkot berharap pelayanan transportasi publik di Bandar Lampung dapat kembali berjalan lebih efektif dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. (***)
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Dukungan Kebangkitan Angkutan Umum













