MEDAN|PERS.NEWS-Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga bola tangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penataran Pelatih, Wasit Lisensi D, dan Penyegaran Wasit Lisensi C Provinsi Sumatera Utara, 23/08/26.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi salah satu program kerja ABTI Sumatera Utara untuk memperkuat kapasitas pelatih dan perangkat pertandingan sekaligus mempersiapkan Sumatera Utara menghadapi berbagai agenda kompetisi bola tangan.
Penataran tersebut dinilai penting karena Sumatera Utara akan menghadapi sejumlah agenda olahraga, baik tingkat daerah maupun nasional. Terlebih, dalam waktu mendatang akan berlangsung kejuaraan nasional yang diikuti berbagai perwakilan provinsi di Indonesia.
Karena itu, peningkatan kualitas wasit menjadi bagian penting agar Sumatera Utara semakin siap apabila dipercaya menjadi tuan rumah pertandingan bola tangan berskala nasional.
Ketua Panitia: Tiga Hari Menjadi Momentum Peningkatan Kompetensi
Ketua Panitia, Agustin Sastrawan Harahap, S.Pd., M.Pd., dalam pembukaan kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, peserta, pelatih, wasit, serta pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini secara khusus memberikan ruang bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan melalui penataran Wasit Lisensi D dan penyegaran Wasit Lisensi C.
Pelaksanaan selama tiga hari diharapkan dapat menjadi momentum bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan baru, memperkuat pemahaman mengenai peraturan pertandingan, serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai wasit maupun pelatih.
“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi perkembangan bola tangan Sumatera Utara,” ujar Agustin dalam sambutannya.
H. Hendra Cipta: Pembinaan Harus Dilakukan Berkelanjutan
Ketua ABTI Sumatera Utara, H. Hendra Cipta, M.M., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelatih dan wasit merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga bola tangan yang lebih profesional.

Menurutnya, kemajuan prestasi atlet tidak dapat dipisahkan dari kualitas pelatih, wasit, kompetisi, serta sistem pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
ABTI Sumut juga menyiapkan program lanjutan berupa ABTI Series Bola Tangan Sumatera Utara pada tahun mendatang. Program tersebut diharapkan menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Melalui kompetisi yang lebih teratur, atlet bola tangan Sumatera Utara diharapkan mendapatkan lebih banyak pengalaman bertanding sehingga mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional.
“Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Kita ingin bola tangan Sumatera Utara semakin maju, melahirkan atlet berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi untuk meraih prestasi terbaik bagi Sumatera Utara,” menjadi semangat dalam program pembinaan ABTI Sumut.
KONI Sumut Apresiasi Peningkatan Kualitas Wasit dan Pelatih
Perwakilan KONI Sumatera Utara, Dr. Abdul Hakim, M.Pd., turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada ABTI Sumatera Utara, Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, panitia, para pelatih, wasit, Coach Kadir, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi.

Ia menilai penataran Wasit Lisensi D dan penyegaran Wasit Lisensi C merupakan kegiatan yang strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga.
Para peserta tidak hanya diharapkan mendapatkan ilmu mengenai perwasitan, tetapi juga memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Peningkatan kualitas tersebut juga diharapkan mampu membawa nama baik Sumatera Utara dalam berbagai kompetisi nasional.
Dispora Sumut Dukung Pembinaan Bola Tangan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, M. Mahfullah Pratama Daulay, S.STP., M.AP., turut menyampaikan sambutan kepada para tamu undangan dan peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Dispora Sumut menyampaikan dukungan terhadap kegiatan ABTI Sumatera Utara, khususnya dalam program Penataran Pelatih, Wasit Lisensi D, dan Penyegaran Wasit Lisensi C.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama organisasi olahraga dalam memperkuat pembinaan atlet dan pengembangan olahraga bola tangan di Sumatera Utara.
Kolaborasi antara ABTI Sumut dan Dispora Sumut diharapkan dapat menciptakan program pembinaan yang lebih terarah, mulai dari peningkatan kompetensi pelatih dan wasit hingga pembinaan atlet.
Bekal Menuju Kompetisi Nasional dan PON
Bagi para peserta, kegiatan selama tiga hari tersebut bukan hanya menjadi ruang untuk mengikuti penataran, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan ilmu, pengalaman, dan pemahaman baru tentang kepelatihan serta perwasitan bola tangan.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai pertandingan sehingga kualitas penyelenggaraan kompetisi bola tangan di Sumatera Utara semakin baik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk persiapan menghadapi agenda olahraga nasional dan cita-cita Sumatera Utara untuk terus meningkatkan prestasi bola tangan.
Dengan dukungan ABTI Sumut, KONI Sumut, Dispora Sumut, pelatih, wasit, atlet, dan seluruh stakeholder olahraga, Sumatera Utara diharapkan semakin siap menghadapi berbagai agenda nasional, termasuk persiapan menuju PON di NTB dan NTT.
Membangun Bola Tangan Sumut dari Sumber Daya Manusia
Penataran ini memberikan pesan penting bahwa membangun prestasi olahraga tidak cukup hanya dengan mempersiapkan atlet.
Pelatih yang berkualitas, wasit yang kompeten, kompetisi yang berkelanjutan, serta dukungan pemerintah dan stakeholder menjadi satu kesatuan dalam membangun prestasi olahraga.
Karena itu, kegiatan Penataran Pelatih, Wasit Lisensi D, dan Penyegaran Wasit Lisensi C ABTI Sumatera Utara dapat menjadi salah satu referensi program pembinaan olahraga yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga bola tangan Sumatera Utara semakin berkembang, memiliki sistem pembinaan yang kuat, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.(PR)













