Labuhanbatu|-Pers.News|-Bukan sekadar tempat menjalani hukuman. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat membuktikan bahwa dibalik jeruji besi, masih ada kepedulian dan kemanusiaan yang hidup, Jumat (6/11/2026).
Lapas Rantauprapat menyalurkan sebanyak 30 paket bantuan sosial berupa bahan pokok kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang kurang mampu. Bantuan itu diserahkan langsung di area Lapas pada pukul 10.00 WIB.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Leonard Sihombing, S.H., M.H., didampingi jajaran Pejabat Struktural kepada perwakilan keluarga warga binaan yang hadir. Suasana pun terasa hangat, penuh haru dan kekeluargaan.
Dalam arahannya, Yosef Leonard Sihombing, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi sembako, tapi wujud nyata kepedulian Pemasyarakatan terhadap keluarga WBP di luar.
“Kami sadar, pembinaan di dalam Lapas tidak akan berhasil tanpa dukungan moral keluarga di luar. Ketika keluarga di rumah kesulitan ekonomi, warga binaan di dalam juga tidak akan tenang. Karena itu, kami hadir untuk meringankan beban mereka,” ujar Yosef.
Ia menegaskan, keluarga adalah benteng utama bagi warga binaan untuk berubah menjadi lebih baik. Ikatan kebersamaan antara petugas, warga binaan, dan keluarga harus terus dijaga dan diperkuat.
30 paket sembako tersebut ditujukan khusus bagi keluarga WBP yang tergolong membutuhkan. Diharapkan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi keluarga di rumah, di tengah kondisi yang tidak mudah.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata Lapas Rantauprapat dalam mendukung program aksi sosial kemanusiaan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Rantauprapat berharap dapat memberikan dampak positif serta mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara petugas pemasyarakatan dengan keluarga warga binaan.
“Kami ingin Lapas ini tidak hanya dilihat sebagai tempat hukuman, tapi juga sebagai tempat pembinaan dan kepedulian. Warga binaan adalah manusia, keluarganya juga manusia yang perlu diperhatikan,” tambah Yosef.
Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan bantuan sosial tersebut berlangsung dengan suasana hangat, tertib, lancar, dan aman. Senyum dan ucapan terima kasih dari para keluarga penerima menjadi bukti bahwa bantuan kecil ini sangat berarti bagi mereka.(Red/R).













