Unila Dipercaya Jadi Mitra LPS, Bandar Lampung Bersiap Gelar Festival Literasi Keuangan Berskala Nasional


TARING.ID – Universitas Lampung (Unila) mendapat kepercayaan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjadi mitra utama penyelenggaraan Lampung Financial Festival 2026, agenda nasional yang mengusung misi meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5–6 September 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung.

Keseriusan kedua institusi menyukseskan agenda itu ditandai dengan rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Rabu, 22 Juli 2026. Pertemuan membahas pembagian peran, konsep kegiatan, hingga strategi menjangkau masyarakat agar edukasi keuangan tidak hanya berhenti di ruang seminar, tetapi benar-benar menyentuh publik.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., mengatakan kepercayaan yang diberikan LPS menjadi pengakuan atas kapasitas Unila sebagai perguruan tinggi yang mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan dan riset, tetapi juga lewat penguatan literasi publik.

Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat mengenai sektor keuangan menjadi tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga negara untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat,” ujar Sunyono.

Dalam rapat tersebut, tim LPS memaparkan bahwa Lampung Financial Festival 2026 akan menghadirkan konsep yang lebih dekat dengan masyarakat. Selain pameran lembaga jasa keuangan, festival akan diisi seminar, kelas edukasi, konsultasi keuangan, talkshow, hiburan, hingga ruang promosi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif.

LPS juga akan memperkenalkan lebih luas fungsi lembaga tersebut dalam menjamin simpanan nasabah serta memberikan edukasi mengenai perlindungan konsumen dan pentingnya memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak.

Bandar Lampung dipilih menjadi kota penyelenggara berikutnya setelah festival serupa sukses digelar di Surabaya, Medan, dan Yogyakarta dengan jumlah pengunjung yang menembus lebih dari 10 ribu orang pada setiap penyelenggaraannya.

Pada pelaksanaan di Lampung, panitia menargetkan sekitar 5.000 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, pelaku UMKM, industri kreatif, regulator, perbankan, pemerintah daerah, hingga komunitas.

Sebagai mitra penyelenggara, Unila akan mengoptimalkan peran sivitas akademika untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Mahasiswa tidak hanya akan menjadi peserta, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai aktivitas edukasi sehingga kampus menjadi bagian penting dalam memperluas penyebaran literasi keuangan.

Kolaborasi Unila dan LPS diharapkan menjadikan Lampung Financial Festival 2026 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang belajar bersama yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengelola keuangan, memahami hak sebagai konsumen jasa keuangan, serta membangun kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional. Dengan menggabungkan edukasi, kolaborasi, dan hiburan dalam satu panggung, festival ini diharapkan menjadi salah satu agenda literasi keuangan terbesar yang pernah digelar di Provinsi Lampung. (*)