Unila Evaluasi Prodi Teknik Pertanian, Kualitas Lulusan Jadi Perhatian


PERS.NEWS – Universitas Lampung (Unila) mengevaluasi kualitas penyelenggaraan pendidikan Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, melalui asesmen lapangan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP), 15–17 Oktober 2026.

Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, memiliki daya saing, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan sektor pertanian.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., mengatakan akreditasi merupakan tanggung jawab perguruan tinggi dalam menjaga mutu pendidikan dan memastikan manfaatnya bagi masyarakat.

Menurutnya, asesmen lapangan menjadi kesempatan untuk menilai kesesuaian antara perencanaan akademik, pelaksanaan pembelajaran, dan capaian program studi.

Hasil evaluasi diharapkan dapat mengidentifikasi aspek yang perlu diperkuat sehingga pengembangan pendidikan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Suripto menambahkan, Teknik Pertanian memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pertanian melalui mekanisasi, pengelolaan air dan lahan, inovasi teknologi, serta pengembangan teknologi pascapanen.

Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan beriringan dengan penguatan penelitian, kompetensi dosen, fasilitas pembelajaran, dan kerja sama yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian.

Asesmen yang berlangsung di Gedung Dekanat Lantai 2 Fakultas Pertanian Unila tersebut menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc., dari Institut Pertanian Bogor dan Prof. Dr. Ir. Musthofa Lutfi, M.P., IPM., dari Universitas Brawijaya.

Unila berharap hasil penilaian tersebut menjadi landasan perbaikan berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan dan energi berkelanjutan. (*)