PERS.NEWS – Penilaian lomba tak lagi harus dilakukan dengan cara manual. Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) menghadirkan aplikasi digital yang mampu mengolah nilai juri hingga menyusun peringkat peserta secara otomatis dalam gelaran Library Expo Unila 2026.
Aplikasi tersebut dikembangkan Palwa Abiyyu Jaya, mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer angkatan 2024, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), bersama Alya Nurani. Palwa yang juga Duta Baca Unila 2026 itu menerapkan inovasinya pada lomba Bookstar Silent Reading.
Pengembangan aplikasi ini dilatarbelakangi kebutuhan untuk menyederhanakan proses penilaian yang sebelumnya dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan skor hingga penghitungan dan rekapitulasi nilai peserta.
Dengan sistem tersebut, juri cukup memasukkan nilai masing-masing peserta. Selanjutnya, aplikasi secara otomatis mengolah nilai dari dua juri, menghasilkan rekapitulasi, sekaligus menentukan peringkat peserta.
“Dengan adanya aplikasi ini, juri tidak perlu lagi menghitung dan merekap nilai secara manual. Cukup memasukkan nilai, kemudian sistem akan memproses dan menampilkan hasil akhirnya,” kata Palwa, Senin, 2 Oktober 2026.
Menurutnya, aplikasi tersebut merupakan bentuk penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk menjawab kebutuhan nyata. Inovasi ini tidak hanya memangkas pekerjaan administratif, tetapi juga membantu menciptakan proses penilaian yang lebih efektif dan terorganisasi.
Penggunaan aplikasi mendapat respons positif dari juri dan panitia. Fitur input nilai yang sederhana dan penghitungan otomatis dinilai mampu menghemat waktu selama perlombaan.
Meski demikian, pengembangan aplikasi masih akan dilanjutkan. Palwa mengungkapkan, salah satu fitur yang perlu disempurnakan adalah mekanisme penambahan peserta yang mendaftar setelah perlombaan berlangsung.
Ia berharap aplikasi tersebut dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan perlombaan lainnya. (*)













