Jelang Mubes I, HBB Buka Ruang Dialog dengan Tokoh Batak se-Sumut

MEDAN | PERS.NEWS — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) I Horas Bangso Batak (HBB), Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HBB terus melakukan berbagai persiapan. Salah satu agenda yang akan dilakukan yakni menggelar audiensi dengan sejumlah tokoh Batak dari berbagai unsur di Sumatera Utara.

Audiensi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (26/9/2026) pukul 15.00 WIB di Deli Room, Hotel Danau Toba International, Jalan Imam Bonjol, Madras Hulu, Medan Polonia. Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebelum pelaksanaan Mubes I yang direncanakan berlangsung pada 23-24 Oktober 2026.

Panitia Mubes I DPP HBB menyebutkan, sedikitnya terdapat 10 unsur tokoh Batak yang menjadi tujuan audiensi. Unsur tersebut meliputi para ketua punguan marga, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, akademisi, Raja Luat, Raja Panusunan, Bius 6 Puak, hingga Ketua Lembaga Adat Batak.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara HBB dengan tokoh-tokoh Batak di Sumatera Utara. Audiensi juga diarahkan untuk mendapatkan pandangan mengenai keberadaan serta langkah organisasi HBB ke depan.

Ketua Panitia Mubes I HBB Tomson Marisi Parapat SH, didampingi Sekretaris Deminar Nababan SPd MPd, mengatakan audiensi tidak hanya dimaksudkan sebagai bagian dari agenda persiapan Mubes. Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran HBB untuk mendengar langsung arahan, bimbingan, dan saran dari para tokoh.

Menurut Tomson, masukan dari para natua-tua dinilai penting karena HBB membawa visi untuk mengangkat harkat dan martabat Bangso Batak. Karena itu, organisasi tersebut ingin membangun komunikasi dengan tetap mengedepankan penghormatan serta keterbukaan.

“Kami sebagai organisasi kesukuan Batak yang punya visi mengangkat harkat dan martabat Bangso Batak, sangat butuh bimbingan para ‘natua-tua’. Ini bentuk penghormatan dan keterbukaan kami dalam membangun HBB,” ujar Tomson, Sabtu (12/9/2026).

Ia menambahkan, audiensi diharapkan dapat menjadi ruang untuk menyerap berbagai pandangan dari tokoh adat, agama, masyarakat, pemuda, maupun kalangan akademisi. Masukan tersebut nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan HBB dalam menjalankan roda organisasi dan menyusun arah gerak ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul SH MH, didampingi Bendahara Umum Nurlinda Simanjorang SH SpN MKN, menilai pertemuan dengan para tokoh Batak memiliki arti penting bagi perjalanan organisasi.

Menurut Lamsiang, komunikasi dengan para tokoh perlu dibangun untuk menjaga nilai-nilai serta kehormatan yang melekat pada Bangso Batak. Audiensi juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara organisasi dan berbagai unsur masyarakat.

“Pertemuan ini penting untuk menjaga marwah dan kehormatan Bangso Batak ke depan,” tegasnya.

Setelah agenda audiensi, DPP HBB akan melanjutkan persiapan menuju Mubes I Horas Bangso Batak. Mubes tersebut sekaligus direncanakan menjadi momentum pelantikan pengurus DPP HBB untuk menjalankan kepengurusan organisasi ke depan.

Puncak kegiatan Mubes I dan pelantikan pengurus DPP HBB dijadwalkan berlangsung pada 23-24 Oktober 2026. Sejumlah tahapan persiapan terus dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan panitia.

Tomson berharap Mubes I nantinya tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menyatukan visi dalam membesarkan Perkumpulan Horas Bangso Batak.

“Audiensi ini diharapkan menjadi ruang dialog untuk menyatukan visi dalam membesarkan Perkumpulan Horas Bangso Batak,” tutup Thomson. (Red)