Wakabid GMNI Sumut Soroti Kabel Telanjang di Marbau, PLN Kota Batu Dinilai Lamban dan Abaikan Laporan Warga

LABUHANBATU UTARA|-Pers.News|-Nissa Dalimunthe, Wakabid Agitasi Propaganda dan Media GMNI Sumut, mendesak PLN Kota Batu segera mengevaluasi kinerja petugasnya. Hal ini menyusul dibiarkannya kabel utama dalam kondisi telanjang di Jalan Besar Marbau, Dusun Batu Satu, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara selama hampir setengah tahun.

Kondisi membahayakan tersebut telah berulang kali dilaporkan warga, namun hingga saat ini tidak ada tindakan nyata dari pihak PLN.

Ancaman Setrum Mengintai Warga
Menurut Nissa, kabel telanjang itu sangat rawan menimbulkan korban, apalagi di musim hujan. Dalam beberapa hari terakhir, warga mengaku sempat melihat percikan api keluar dari kabel utama dan menyambar ke genangan air di jalan.

“Ini sudah hampir 6 bulan kami laporkan. Tidak ada sedikit pun tanggapan. Hujan kemarin apinya keluar terus, nyambar ke air. Itu sangat menakutkan. Apa harus nunggu ada korban dulu baru PLN bergerak?” tegas Nissa kepada wartawan, Minggu (14/9/2026).

Ia menilai pembiaran ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan buruknya pelayanan PLN Kota Batu terhadap keluhan masyarakat.

Minta Evaluasi Total
Nissa meminta Kepala PLN Kota Batu untuk segera turun tangan dan melakukan perbaikan mendesak di lokasi tersebut. Ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas lapangan.

“Nyawa masyarakat taruhannya. Jangan sampai ada kejadian baru sibuk. Kami minta PLN Kota Batu bertanggung jawab dan lebih proaktif dalam merespons laporan warga,” ujarnya.

Warga Dusun Batu Satu berharap desakan ini menjadi perhatian serius agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Tanggapan PLN
Saat dikonfirmasi hari ini, Wakil Manajer, PT PLN (Persero) UP3 Rantauprapat, Wahyu merespons laporan tersebut.

“Ijin awak kroscek info dulu ke kawan-kawan Kotabatu ya bg,” ujar Wahyu, Senin (14/9/2026).