HEBOH Diduga Transaksi Jual Beli Mobil Berujung Pengeroyokan, Dua Anggota TNI dan Satu Warga Sipil Jadi Korban di Komplek Bumi Asri

MEDAN|PERS.NEWS– Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pengeroyokan terhadap dua anggota TNI dan seorang warga sipil viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di Komplek Bumi Asri, Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden itu diduga bermula dari rencana transaksi jual beli sebuah mobil Honda WR-V. Pihak yang mengaku sebagai calon pembeli disebut mengundang agen penjual untuk bertemu di lokasi.

Namun, situasi diduga berubah menjadi ricuh. Agen penjual yang datang bersama dua anggota TNI disebut diteriaki sebagai “maling” sebelum akhirnya diduga menjadi korban pengeroyokan. Selain dua anggota TNI, seorang warga sipil juga dilaporkan mengalami tindak kekerasan dalam peristiwa tersebut.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, sejumlah orang yang berada di lokasi, termasuk seorang perempuan berbaju putih, disebut diduga memiliki peran dalam rangkaian kejadian. Namun, informasi tersebut masih sebatas klaim yang beredar dan belum memperoleh konfirmasi dari aparat penegak hukum.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun TNI terkait kronologi lengkap, identitas para pihak yang terlibat, maupun motif sebenarnya dalam insiden tersebut. Proses penyelidikan diharapkan dapat mengungkap fakta secara utuh.

Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi atau menyimpulkan siapa yang bersalah sebelum adanya hasil penyelidikan serta keterangan resmi dari pihak berwenang.