TANJUNGBALAI|PERS.NEWS— Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan Ikatan Alumni Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (IKA F.Kep USU) melalui kegiatan Bakti Sosial dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Kantor Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen alumni untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat edukasi dan literasi kesehatan di tengah masyarakat.
Kegiatan dipimpin Ketua Ikatan Alumni Fakultas Keperawatan USU, H. Apipuddin Harahap, S.Kep., Ners, dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kota Tanjungbalai, Kecamatan Sei Tualang Raso, DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Tanjungbalai , HIBGABI Sumatera Utara, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan USU yang diketuai M. Rois Gymnastia.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan. Salah satu agenda utama adalah khitanan massal yang diikuti sekitar 50 anak.
Khitanan massal tersebut menjadi bentuk kepedulian alumni Fakultas Keperawatan USU terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga di wilayah Kecamatan Sei Tualang Raso.

Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari Samsuddin Harahap, S.Kep., Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda TABAGSEL, serta H. Yusuf Abdul Rachman Daulay, S.Kep., Ners, M.Kep., Ketua PW FPKHI (Forum Perawat Kesehatan Haji Indonesia) Sumatera Utara . Keduanya turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Samsuddin Harahap berharap kegiatan sosial dan kesehatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi bagian dari program kerja organisasi kepemudaan TABAGSEL di Sumatera Utara.
Sementara itu, Ketua IKA Fakultas Keperawatan USU, H. Apipuddin Harahap , menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian alumni terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kehadiran Ikatan Alumni Fakultas Keperawatan USU dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Tanjungbalai. Pengabdian seperti ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kontribusi alumni kepada masyarakat dan almamater,” ujarnya.
Harapan tersebut sejalan dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai yang disampaikan melalui Staff Ahli Wali Kota Tanjungbalai, Anwar Ruji . Pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, perguruan tinggi, alumni, organisasi profesi, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat dalam satu kegiatan pengabdian.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Masyarakat Dilatih Bantuan Hidup Dasar
Tak hanya memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan IKA Fakultas Keperawatan USU juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
Hal tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat umum yang dilaksanakan bersama HIBGABI Sumatera Utara.
Pelatihan menghadirkan Syahferi Anwar, S.Kep., Ners, M.Psi, sebagai instruktur bersama tim HIBGABI Sumatera Utara. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah dasar pertolongan pada kondisi kegawatdaruratan, khususnya ketika menghadapi korban yang mengalami henti jantung dan henti napas.
Pelatihan tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi, tetapi juga menekankan praktik keterampilan. Peserta diberikan kesempatan untuk memahami sekaligus mempraktikkan tahapan dasar Bantuan Hidup Dasar.
Dengan keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memberikan pertolongan awal secara tepat ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan sekitar sebelum korban mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.
Antusiasme warga pun terlihat sepanjang kegiatan. Masyarakat mengikuti setiap rangkaian acara secara aktif, baik dalam kegiatan bakti sosial maupun saat mengikuti sesi edukasi dan praktik BHD.
Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi, Pemerintah dan Organisasi Profesi
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staff Ahli Wali Kota Tanjungbalai Anwar Ruji, Direktur RSUD Tanjungbalai Dian Ramadha Sari, S.Kep., Ners, MKM, Dekan Fakultas Keperawatan USU Dr. Dudut Tanjung, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB, serta Ketua DPD PPNI Kota Tanjungbalai Eka Yustina, S.Kep., Ners, MKM.
Turut hadir mendampingi Dekan Fakultas Keperawatan USU, Wakil Dekan I Dr. Siti Zahara Nasution, S.Kp., MNS, serta sejumlah dosen Fakultas Keperawatan USU, yakni Dr. Cholina Trisna Siregar, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB; Luthfiani, S.Kep., Ners, M.Kes.; dan Ismayadi, S.Kep., Ners, M.Kes.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, alumni, organisasi profesi keperawatan, tenaga kesehatan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan program kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bagi Fakultas Keperawatan USU, keterlibatan mahasiswa melalui BEM juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan keperawatan secara langsung di tengah masyarakat.
Pengalaman tersebut sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan profesional.
Ketua IKA Fakultas Keperawatan USU menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada pemberian pelayanan kesehatan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu menjaga kesehatan dan memberikan pertolongan awal ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
“Pengabdian bukan hanya tentang memberikan pelayanan, tetapi juga bagaimana kita membangun kemampuan masyarakat. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi kondisi kegawatdaruratan sebelum mendapatkan pertolongan tenaga kesehatan,” kata Apipuddin.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas kerja sama antara IKA Fakultas Keperawatan USU dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai, DPD PPNI Tanjungbalai, HIBGABI Sumatera Utara, BEM Fakultas Keperawatan USU, organisasi kepemudaan, serta berbagai pihak lainnya.
Antusiasme masyarakat menjadi indikator positif bahwa kegiatan pengabdian yang melibatkan perguruan tinggi, alumni, pemerintah, organisasi profesi, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan organisasi masyarakat memiliki peran strategis dalam mendekatkan pelayanan sekaligus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah sebagai bentuk nyata kontribusi insan keperawatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Red)
“Dari alumni, untuk almamater dan masyarakat.”













