PERS.NEWS – Beragam aset yang dimiliki Universitas Lampung (Unila) dinilai masih menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Karena itu, Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila didorong semakin aktif mengelola dan mempromosikan berbagai fasilitas kampus agar pemanfaatannya lebih optimal.
Pesan tersebut disampaikan Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPU Unila kepada Dr. Budi Sutomo, S.Si., M.Si., Rabu, 9 September 2026.
Penyerahan SK berlangsung di Ruang Rapat Unila Inn dan menjadi penanda dimulainya tugas Budi Sutomo memimpin BPU Unila.
Sebelumnya, posisi Kepala BPU dijalankan sementara oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK Unila Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., selama masa peralihan.
Lusmeilia mengatakan, BPU memiliki tugas penting dalam mengembangkan unit usaha sekaligus memastikan aset universitas dapat memberikan manfaat maksimal.
“Bagaimana kita memanfaatkan aset Universitas Lampung semaksimal mungkin, ini adalah tugas kita,” ujarnya.
Menurut dia, pengelolaan aset tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas. Dibutuhkan inovasi, manajemen yang baik, serta promosi dan komunikasi yang mampu memperkenalkan berbagai fasilitas Unila kepada masyarakat.
Ia mencontohkan lapangan tenis Unila yang kini mulai dimanfaatkan lebih luas untuk aktivitas olahraga. Menurutnya, peningkatan pemanfaatan tersebut menjadi gambaran bahwa fasilitas yang sebelumnya belum optimal dapat berkembang ketika dikelola dan dipromosikan dengan tepat.
Potensi serupa, lanjut Lusmeilia, juga terdapat pada sejumlah fasilitas lain, termasuk akomodasi dan ruang pertemuan. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sivitas akademika maupun masyarakat dari luar kampus.
Untuk mengembangkan potensi tersebut, diperlukan kolaborasi antarunit kerja di lingkungan Unila. Koordinasi dinilai penting agar pengelolaan aset tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terarah dan mendukung kebutuhan serta target pengembangan universitas.
Pada kesempatan tersebut, Lusmeilia juga memberikan apresiasi kepada Prof. Ayi Ahadiat yang telah menjalankan tugas sebagai Kepala BPU selama enam bulan masa peralihan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Prof. Ayi yang sudah bersedia selama enam bulan ini sebagai Kepala BPU,” ungkapnya. (*)













