MDN|PERSNEWS-Dunia akademik terus menghadapi tuntutan untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu dipublikasikan pada jurnal bereputasi internasional. Kondisi tersebut membuat kemampuan menulis artikel ilmiah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi dosen, peneliti, mahasiswa pascasarjana hingga akademisi yang sedang mempersiapkan diri menuju jenjang guru besar.
Melihat kebutuhan tersebut, Mukhlisina AI-MRC bersama Top Riset Multidisipliner menghadirkan Scopus Expo dengan tema “Cara Menulis Artikel Tanpa Menyiksa Editor” di Kota Medan.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 3–8 Oktober 2026 di Komplek Bisnis J-City, J-Line C No. 17, Medan Johor. Peserta nantinya dapat memilih salah satu tanggal yang tersedia, dengan jumlah peserta yang dibatasi maksimal 30 orang dalam setiap sesi.

Scopus Expo tidak hanya menyasar akademisi yang sudah berpengalaman dalam publikasi. Kegiatan ini juga diarahkan kepada calon guru besar atau profesor, lektor kepala, peneliti, dosen, serta mahasiswa S2 dan S3 yang ingin memperkuat kemampuan dalam menyiapkan artikel ilmiah untuk jurnal internasional.
Bukan Sekadar Belajar Menulis
Materi yang ditawarkan dalam kegiatan ini cukup beragam. Peserta akan diperkenalkan pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses penelitian dan penulisan artikel ilmiah, termasuk bagaimana menggunakan AI secara lebih aman dan sesuai dengan etika akademik.
Selain itu, peserta akan diajak memahami safe workflow dalam penelitian, mulai dari menemukan ide, menentukan research gap, melakukan journal matching, hingga mengenali State of the Art (SoTA), novelty, dan contribution claim.
Materi juga mencakup penggunaan berbagai tools yang dibutuhkan dalam proses penelitian, pengolahan data, hingga pengembangan figures dan tables berdasarkan data penelitian.
Pada bagian penyusunan manuskrip, peserta akan mendapatkan gambaran mengenai tahapan penulisan mulai dari Methods, Results, Discussion, Conclusion, Introduction, Title, Abstract hingga Keywords.
Tidak berhenti sampai di sana, pelatihan juga membahas tahap akhir sebelum artikel dikirim ke jurnal, seperti AI ethics, declarations, title page, cover letter, serta proses screening submission-ready melalui review dan revisi.
Sementara itu, materi “Humanize AI” diarahkan untuk membantu peserta memahami penggunaan AI secara lebih tepat dalam proses penulisan sekaligus memperhatikan kualitas dan pemilihan referensi ilmiah.
Momentum bagi Calon Guru Besar hingga Mahasiswa S2 dan S3
Bagi akademisi yang sedang mempersiapkan perjalanan menuju jabatan akademik yang lebih tinggi, publikasi ilmiah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan tersebut.
Karena itu, Scopus Expo diharapkan dapat menjadi salah satu ruang belajar bagi calon guru besar atau profesor, lektor kepala, peneliti, dosen, maupun akademisi lulusan S2 dan S3 yang ingin memahami lebih jauh proses menyiapkan artikel untuk publikasi internasional.
Kegiatan ini juga dinilai dapat menjadi kesempatan bagi penulis-penulis muda untuk mulai mengenal dunia publikasi ilmiah dengan lebih dekat.
Terlebih, tidak semua peneliti muda memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan publikasi dengan materi yang cukup luas. Karena itu, adanya kesempatan mengikuti kegiatan secara gratis bagi peserta undangan dalam periode dan kuota terbatas menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian.
Penyelenggara berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh calon penulis muda, mahasiswa pascasarjana dan peneliti pemula untuk meningkatkan kemampuan, memperluas jaringan, serta mendapatkan pengalaman baru dalam mempersiapkan artikel ilmiah.
Diklaim sebagai Momentum Khusus di Sumatera Utara
Menurut informasi yang disampaikan penyelenggara, Scopus Expo menjadi salah satu momentum kegiatan yang dihadirkan di wilayah Sumatera Utara untuk mempertemukan kebutuhan akademisi dengan perkembangan teknologi AI dalam dunia riset dan publikasi.
Penyelenggara juga menyebut kegiatan tersebut sebagai salah satu momentum yang diharapkan dapat memberikan warna baru bagi ekosistem riset dan publikasi ilmiah di Sumatera Utara.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan artikel, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan akademisi untuk lebih serius dalam melakukan penelitian, menemukan persoalan penelitian, mengembangkan kebaruan, serta menyampaikan hasil penelitian melalui publikasi ilmiah.
Peserta Berikan Apresiasi
Salah seorang peserta yang meminta namanya tidak disebutkan menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara.
Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi momentum yang bermanfaat bagi akademisi maupun penulis yang sedang berusaha meningkatkan kemampuan dalam publikasi ilmiah.
Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya menjadi tempat mendapatkan materi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk bertemu dengan sesama peneliti dan penulis, bertukar pengalaman, sekaligus memperkenalkan berbagai kegiatan riset dan publikasi yang sedang dilakukan.
“Kegiatan seperti ini bisa menjadi momentum bagi kami untuk belajar dan berkembang. Apalagi bagi penulis muda yang masih mencari pengalaman dalam publikasi ilmiah, kesempatan seperti ini tentu sangat berarti,” ujar peserta tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjangkau lebih banyak akademisi, khususnya mahasiswa pascasarjana, peneliti muda dan dosen yang sedang membangun rekam jejak publikasi.
Kuota Terbatas, Peserta Wajib Mendaftar
Dalam rangkaian Grand Opening HO AI-MRC Medan – Scopus Expo, kegiatan berlangsung selama sekitar dua jam. Berdasarkan rundown, acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan pengenalan AI-MRC.
Selanjutnya peserta mengikuti sejumlah materi, mulai dari penggunaan AI sesuai standar akademik, safe workflow, research gap, journal matching, tools premium, SoTA, novelty, contribution claim, data scraping, penyusunan manuskrip hingga screening submission-ready.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi Humanize AI, informasi program, serta foto bersama.
Untuk peserta yang berminat, penyelenggara mengingatkan bahwa kuota setiap sesi terbatas maksimal 30 orang dan peserta hanya dapat memilih satu tanggal pelatihan.
Selain pelatihan, pendaftar Scopus Top Tier juga ditawarkan sejumlah benefit yang tercantum dalam materi promosi, antara lain gratis biaya member selama satu tahun, buku “Mantra Sakti Sang Ki-AI”, kaos AI-MRC selama stok tersedia, serta akses Scopus dan tools AI selama satu bulan.
Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui QR Code pada flyer kegiatan atau menghubungi Yusuf melalui WhatsApp 0851-1772-8057.
Kegiatan ini pada akhirnya diharapkan bukan hanya menjadi sebuah agenda pelatihan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi akademisi, peneliti, mahasiswa S2-S3 dan penulis muda untuk sama-sama belajar, bertukar pengalaman, serta membangun semangat menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Scopus Expo-dari ide penelitian, menemukan kebaruan, menyusun manuskrip, hingga mempersiapkan artikel menuju publikasi.(PR)













