Labuhanbatu Selatan|-Pers.News|-Semangat pengabdian prajurit TNI dalam membangun desa kembali dibuktikan lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0209/Labuhanbatu.
Kali ini, sasaran fisik berupa pengerasan badan jalan sepanjang 1.700 meter dengan lebar 5 meter dilaksanakan di Dusun Bis II Wonosari, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kamis (15/10/2026).
Di bawah komando Dansatgas Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, personel TNI bahu-membahu bersama masyarakat mengerjakan jalan yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian warga.
Dansatgas TMMD Ke-130 melalui Babinsa Aek Batu, Sertu Rolas Tamba, menjelaskan ruas jalan ini dipilih karena memiliki peran vital sebagai jalur penghubung.
“Jalur ini merupakan akses penting bagi masyarakat yang hendak masuk ke Dusun Bis II Wonosari maupun menuju wilayah sekitarnya. Karena itu, jalan sepanjang 1.700 meter dengan lebar 5 meter ini disetujui Dansatgas untuk menjadi salah satu sasaran TMMD Ke-130 Tahun 2026,” jelasnya.
Dari jalur tersebut, warga dapat menuju Simpang Kanan melalui persimpangan ke arah kanan, sementara jalur ke kiri mengarah ke Kota Cikampak.
Pengerasan jalan ini diharapkan memperlancar mobilitas warga, mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan usaha masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Kehadiran TMMD juga menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Rasa syukur disampaikan Tukirin (68), warga Dusun Bis II Wonosari. Ia mengaku bangga dan berterima kasih atas perhatian serta kerja keras prajurit TNI.
“Kami sebagai warga sangat bersyukur atas bantuan pengerasan jalan dari abang-abang tentara. Melalui TMMD ini, banyak manfaat yang kami rasakan, baik secara pribadi maupun bersama masyarakat,” ungkap Tukirin.
Ia berharap semangat pengabdian itu terus dipertahankan.
“Terima kasih, abang-abang tentara. Semoga TNI di bawah kepemimpinan Letkol Kav. Hanung Kaptiaji semakin jaya dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Melalui pengerasan jalan ini, Dansatgas bersama seluruh personel TNI menunjukkan bahwa pembangunan bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, melainkan juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat desa. Semangat pantang menyerah para prajurit diharapkan menjadi penggerak kemajuan serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.(Red/R).













